Blognya Informatika SMA

Embedded System

Pengertian Embedded System 
Embedded system atau sistem tertanam merupakan sistem komputer khusus yang dirancang untuk menjalankan tugas tertentu dan biasanya sistem tersebut tertanam dalam satu kesatuan sistem. Sistem ini menjadi bagian dari keseluruhan sistem yang terdiri atas mekanik dan perangkat keras lainnya. Bidang embedded system mencakup penguasaan perangkat keras (hardware). Sistem embedded merupakan sebuah sistem (rangkaian elektronika) digital yang merupakan bagian dari sebuah sistem yang lebih besar, yang biasanya bukan berupa sistem elektronika. Kata embedded menunjukkan bagian yang tidak dapat berdiri sendiri. Berbeda dengan sistem digital yang didesain untuk general purpose. Embedded system biasanya diimplementasikan dengan menggunakan mikrokontroler, sistem embedded dapat memberikan respon yang sifatnya real time dan banyak digunakan pada peralatan digital, seperti jam tangan.

Embedded system adalah sistem dengan ciri-ciri sebagai berikut : 
- Mempunyai computing power. Dengan kata lain dilengkapi dengan sebuah processor 
- Bekerja di lingkungan luar ruangan IT. Jadi kemungkinan besar tidak dilengkapi dengan AC dan                menghadapi gangguan dari luar seperti getaran dan debu. 
- Memiliki tugas yang spesifik. Beda dengan PC atau Server yang relatif lebih multi purpose.

Contoh dari sistem benam


Kategori Sistem Embedded
  • Mandiri (Standalone)
Perangkat standalone dapat berfungsi secara independen dari perangkat keras lainnya. Tidak terintegrasi ke dalam perangkat lain. Contoh : Kotak TiVo untuk merekam siaran televisi. Sedangkan DVR (digital video recorder) merupakan sistem embeded yang terintegrasi dengan DVD player. Stand alone juga dapat merujuk pada program software yang tidak memerlukan software selain sistem operasi untuk menjalankannya.
  • Real Time
Sistem embedded dengan tugas-tugas spesifik yang dilakukan dalam periode waktu spesifik disebut dengan sistem real time. Sistem real time terdiri dari hard real time system dan soft real time system.
  • Hard real time
Hard real time adalah sistem yang harus melaksanakan tugas dengan deadline yang tepat. Contoh dari sistem hard realtime adalah sistem yang harus membuka katup dalam 30 milidetik ketika kelembaban udara melintasi ambang batas tertentu. Jika katup tidak dibuka dalam 30 milidetik maka akan menimbulkan malapetaka.
Sistem hard real-time sering kali digunakan sebagai alat pengontrol untuk aplikasi yang dedicated, mempunyai batasan waktu yang tetap yang sudah didefinisikan dengan baik. Pemrosesan harus selesai dalam batasan-batasan yang sudah didefinisikan, atau sistem akan gagal.
  • Soft real time
Soft real time adalah sistem yang tidak memerlukan deadline.Contoh dari soft realtime seperti DVD player, jika diberikan suatu perintah dari remote control maka akan mengalami delay selama beberapa milidetik untuk menjalankan perintah tersebut. Delay ini tidak akan berakibat sesuatu yang serius. Sistem soft real-time mempunyai lebih sedikit batasan waktu yang keras, dan tidak mendukung deadline dengan menggunakan batas akhir.

Arsitektur Sistem Embedded
Arsitektur sistem embedded merupakan sebuah abstraksi dari perangkat embedded dan merupakan hal yang penting dalam menyelesaikan tantangan yang dihadapi saat mendesain sistem baru.















Share:

NONISNAMAPK2P+KRata PRata K
16899ENJEL ELGANISI PUSPITASARI124112383720 82.73 82.53
27087SEVIKA ABELIA PUTRI123112463708 82.07 83.07
37097SONIA NOVI ISTANTI123312333699 82.20 82.20
46914FILIA RIMA ALIFIA122712333687 81.80 82.20
56898ELSA MEGA FARADILA122112373679 81.40 82.47
67088SHAFIRA JULIANTI122212323676 81.47 82.13
77015NABILA ANDINI MAULIDYAH121912353673 81.27 82.33
87115VINDA THALITA DEVINA121912263664 81.27 81.73
97123WULAN CAHYANI121512313661 81.00 82.07
107135ZAHROTUL ASA FIRDAUS121412303658 80.93 82.00
117042PUTRI AYU AGUSTINA121412283656 80.93 81.87
127093SITI LAILIL MAGHFIROH121112293651 80.73 81.93
136828AFRI MEIDY KURNIAWAN121412193647 80.93 81.27
147081SEKAR ARUM NURJANNAH121212213645 80.80 81.40
157110TRIA NURMA YULIA120812283644 80.53 81.87
166820Adelia Magfiroh121012223642 80.67 81.47
177102SYAHVIRA DISKA PRAMESWARI120112313633 80.07 82.07
186991MOHAMAD MAULANA BAEHAKI120212233627 80.13 81.53
197085SERLY FITRIANI119812223618 79.87 81.47
206943INTAN ITALIA119512183608 79.67 81.20
217076SALMAN AL FARISI119312183604 79.53 81.20
226905FAKRUL INSAN119812063602 79.87 80.40
236983MOCHAMMAD ALI FARHAN118912203598 79.27 81.33
247000MUHAMAD WILDAN JAUHARY119112123594 79.40 80.80
257077SALWA ROJA HUMAIRAH118612193591 79.07 81.27
266990MOHAMAD KHATAMI KARZAI118512173587 79.00 81.13
276829AGAM HANGGORO MUKTI119112013583 79.40 80.07
286969MAULANA RIDWAN DANNI DWI BHAHARSYAH SUSANTO118112173579 78.73 81.13
296981MOCHAMAD AZRIL AZMI118212133577 78.80 80.87
307003MUHAMMAD BIMA NOVALDY116912133551 77.93 80.87
317068RISKA DWI CAHYANI116812113547 77.87 80.73
326539Antoni Barosi Firmansyah117012063546 78.00 80.40
336707MUHAMMAD LUQMAN HAKIM116812003536 77.87 80.00
347127YOGA DWI ARYA PRADITA116512043534 77.67 80.27
356839AKHMAD ZAKI IRDIANSYAH116211943518 77.47 79.60
366968MARTIN MUHAMMAD AL HAKIM115411913499 76.93 79.40
Share:

Dampak Sosial Informatika



Materi Informatika Kelas X – Dampak Sosial Informatika


Spread the love
Teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu bentuk teknologi yang berkembang amat pesat sekarang ini. Dengan internet sebagai fitur andalannya, arus informasi menjadi sangat cepat, bahkan cenderung tidak terkontrol dan siapa pun akan dapat memperoleh informasi dengan mudah. Sebagai contoh media sosial. Maka tidak mengherankan apabila teknologi komunikasi dan informasi menjadi salah satu jenis teknologi yang menduduki peringkat teratas,
baik dari sisi positif, negatif, maupun penggunaannya.
Teknologi membuat interaksi antarsesama pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan membuat tingkat keterhubungan satu sama dengan yang lain semakin tinggi. Selain itu, teknologi juga berhasil mengubah cara hidup manusia. Penggunaan teknologi informasi untuk mendukung kehidupan manusia dalam berbagai aspek memberikan dampat positif. Berikut adalah dampak positif informatika dalam bidang sosial.
1. Meningkatkan Interaksi Sosial Antarapengguna
Dibandingkan dengan 25 tahun ke belakang, media komunikasi sungguh jauh berbeda. Komunikasi yang paling canggih saat itu hanyalah, telepon rumah, surat menyurat. Sungguh sangat terbatas interaksi komunikasi pada saat itu. Namun sekarang, kita dapat menggunakan berbagai aplikasi teknologi yang ada untuk berinteraksi dengan teman, guru, dan anggota keluarga. Media sosial melalui internet membuat pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lain dan tetap terhubung satu dengan yang lain. Kita dapat melihat bagaimana kehidupan dari orang-orang terdekat yang berada di belahan dunia lain melalui posting-an yang dibagikan di media sosial dan dapat berinteraksi dengan mereka melalui kolom komentar, like atau pesan pribadi. Media sosial pun memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menemukan teman-teman lama seperti teman sekolah/kuliah di masa lalu. Media sosial juga memberikan kesempatan kepada pengguna untuk berkenalan dengan orang baru. Media sosial juga telah berperan menjadi tempat berbagi pengalaman, informasi ataupun ilmu pada bidang tertentu melalui media sosial. Selain media sosial, aplikasi lain banyak berperan sebagai media interaksi pengguna teknologi adalah pengiriman pesan, seperti WhatsApp, Telegram, dll.
2. Perubahan Cara Hidup
Tidak dapat dipungkiri bahwa dukungan teknologi membuat perubahan dalam cara manusia hidup, diantaranya.
Bekerja di Rumah
Dengan teknologi informasi memungkinkan banyak organisasi/perusahaan memberikan keleluasaan kepada pegawainya untuk bekerja di rumah. Team viewer salah satu aplikasi online yang memungkinkan pegawai bekerja dari jarak jauh.
Belanja online
Teknologi informasi juga menyebabkan banyak toko-toko online yang tersedia di internet. Kiana computer yang beralamat di https://www.tokopedia.com/kianacomputer salah satu contohnya. Hal ini kemudian mengubah cara pengguna mencari dan membeli kebutuhan hidup mereka. Pembeli lebih suka belanja online dibandingkan dengan pergi ke toko konvensional.
Kemudahan Memulai Usaha
Seorang penjual dapat dengan mudah memperkenalkan barang-barang yang dia jual melalui internet. Komunikasi dapat dilakukan melalui media sosial atau aplikasi pengiriman teks seperti WhatsApp dan transaksi pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan mobile banking atau online banking.
Perubahan Jenis Pekerjaan
Kehadiran teknologi menyebabkan terbukanya peluang-peluang baru untuk profesi-profesi yang baru, diantaranya
Blogger
adalah orang-orang yang menempatkan berbagi jenis informasi di internet dalam bentuk tulisan untuk di akses oleh orang lain, ke dalam sebuah blog atau halaman web. Contohnya http://blognyaheru.net
Youtuber
adalah sebutan bagi mereka yang bekerja membuat koknten video dan menempatkannya di situ youtube. Contohnya chanel youtube heru ruhanda
Animator
adalah orang yang bekerja membuat animasi atau gambar bergerak ang dibuat menggunakan aplikasi tertentu
Selebriti media sosial
adalah pengguna media sosial yang mempunyai jumlah pengikut (follower) atau pelanggan (subscriber) yang banyak
Berbagai Layanan yang Lain
Layanan internet banking mengubah cara nasabah melakukan transaksi perbankan yang membuat nasabah dapat melakukan transaksi dari mana saja dan kapan saja. Layanan ojek dan taksi online telah mengubah cara manusia dalam memilih transportasi. Layanan pesan antar makanan telah mengubah cara manusia dalam memesan makanan dari restoran favorit.
3. Perubahan Cara Kerja
Salah satu contoh dampak teknologi informatika yang mengubah bagaimana cara kerja manusia adalah proses pembedahan jarak jauh. Teknologi Internet of Thing (IoT) dapat menghubungkan berbagai mesin dengan sebuah komputer dan teknologi 5G membuat proses pengiriman data dan perintah melalui internet menjadi lebih cepat dan tanpa delay
Selain mempunyai dampak posfitif, informatika (informasi) juga memiliki dampak negatif, diantaranya
1. Penyebaran hoaks
Hoaks didefinisikan sebagai rencana menipu orang lain dengan cara memberikan berita yang tidak benar. Hoaks seringkali diproduksi dan disebar dengan berbagai alasan, baik alasana politik, ekonomi, popularitas, maupun hanya sekedar iseng belaka.
2. Ujaran Kebencian
Ujaran kebencian banyak dilakukan di media sosial. Ujaran kebencian tersebut dapat ditujukan kepada individu tertentu, organisasi, lembaga, pejabat negara, maupun suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tertentu.

3. Berbagai Konten Negatif Lainnya

Banyak bentuk konten negatif lain yang sering disebarkan melalui media sosial atau aplikasi internet lainnya seperti pornografi anak, perjudian, penghinaan atau fitnah/pencemaran nama baik, pengancaman/pemerasan dan konten berbau terorisme/radikalisme
4. Berbagai Dampak Negatif Lain
Penipuan
Ada banyak modus penipuan menggunakan teknologi informasi, diantaranya mengirimankan pesan dengan iming-iming hadiah, pura-pura ingin mengirimkan uang ke rekening korban, meminta seolah-olah yang meminta adalah pemilik akun, pura-pura menjual barang yang sebenarnnya tidak ada, dll.
Cyber Bullying
Kalau bahasa sederhannya di bully. Meskipun tidka berhubungan langsung secara fisik, cyber bullying sering kali dapat memberikan dampak yang merusak kepada korban yang masih di bawah umur dan remaja. Korban sering menderita kegugupan, malu, stres, depresi, bahkan keinginan bunuh diri.
Menurunnya Kualitas Interaksi Sosial
Phubbing adalah menarik diri dari interaksi dengan sesama dan mengalihkan perhatian ke gadget. Perilaku ini menyebabkan interaksi sosial antara dua orang atau dalam kelompok menjadi kurang berkualitas. Kebersamaan yang seharusnya digunakan bercakap-cakap, bertukar pikiran, bercanda, dan berkeluh kesah berubah menjadi interaksi tidak berarti karena masing-masing pihak melakukan phubbing.
Kecanduan
Kecanduan teknologi dapat terjadi karena terlalu lama menghabiskan waktu di depan komputer atau gadget lain. Pengguna menghabiskan waktu online untuk menjelajahi internet, bermain game, ataupun menggunakan media sosial
Menurunya Kesehatan
Penggunaan teknologi terlalu lama dapat menyebabkan pola makan, tidur, dan istirahat tidak teratur. Kurangnya interaksi dengan orang lain karena waktu yang dihabiskan dengan gadget sehingga dapat menyebabkan gangguan mental dan menurunnya kemampuan intraksi sosial, dll.

sumber : rangkuman buku informatika penerbit erlangga
Share:

Mengenal Tipe Data dan Variabel dalam Pemrograman

Salah satu komponen utama program adalah variabel. Variabel adalah objek di mana informasi dinamis disimpan. Ketika Anda menuliskan nama Anda saat hendak membuat account baru atau proses login ke website, nama yang Anda masukkan akan disimpan dalam variabel sebelum diproses lebih lanjut.
Tidak semua variabel memiliki karakteristik yang sama. Informasi yang dapat disimpan oleh variabel ditentukan berdasarkan jenis atau tipe data variabel terebut. Terdapat berbagai jenis tipe data dalam setiap bahasa pemrograman. Namun, kali ini kita akan melihat beberapa jenis tipe data yang umumnya ada pada hampir seluruh bahasa pemrograman. Tipe-tipe data tersebut antara lain sebagai berikut :
Tipe data Karakter (character/char)
Jenis tipe data ini hanya memungkinkan sebuah variabel menyimpan informasi sebuah single karakter, seperti huruf “P”,, “c”, “7”, atau “@”.
Tipe data String
Tipe data string ini memungkinkan variabel menyimpan informasi untaian karakter, seperti kata atau kalimat. Dalam contoh sebelumnya, nama yang Anda gunakan pada web form, informasi tersebut akan disimpan dalam variabel bertipe data string.
Tipe data Integer (int)
Jenis tipe data integer digunakan jika ingin menyimpan informasi angka (bilangan bulat) dalam variabel, tetapi bukan bilangan pecahan. Hal ini berarti nilai “7” akan menjadi nilai integer yang valid.
Tipe data Floating Point Number (float)
Jika Anda bermaksud menyimpan informasi angka dengan format pecahan atau angka desimal, floating point adalah jenis tipe data yang sesuai. Angka “65,00” secara teknis merupakan nilai bertipe floating point meskipun nilai tersebut juga dapat direpresentasikan sebagai nilai “65”. Jenis tipe data ini membutuhkan ukuran memory yang lebih besar dibandingkan jenis tipe data angka integer.
Tipe data Boolean (bool)
Jenis tipe data ini biasanya digunakan hanya untuk merepresentasikan dua kondisi, yakni nilai TRUE dan FALSE atau daatberarti bernilai 1 dan 0 atau kondisi ON dan OFF. Jenis tipe data ini merupakan jenis yang paling sederhana, teapi cukup sering digunakan dalam setiap pemrograman.
Tipe data Array
Jenis tipe data aray sering disebut juga sebagai tipe data larik. Tipe data ini pada dasarnya merupakan kumpulan sejumlah variabel bertipe data sama dengan ukuran tertentu, yang tersusun secara runtun. Ada beragam variasi dari tipe data array, bergantung pada bahasa pemrograman yang digunakan. Sebagai contoh, nilai “1”, “2”, “3”, “4”, dan “5” dapat Anda simpan ke dalam variabel bertipe data array dengan ukuran aray “5” (5 buah nilai, mulai dari 1 sampai dengan 5) yang memiliki kumpulan nilai bertipe integer atau secar sederhana dapat dikatakan array of integer values.
Setiap variabel yang terdapat dalam array dapat diakses dengan menggunakan komponen indeks dari tiap-tiap variabel trseut. Namun, perlu Anda ketahui bahwa variabel pertama yang ada dalam array bukan memiliki indeks 1, melainkan indeks 0. Menyimpan nilai-nilai tersebut ke dalam variabel bertipe data array akan memudahkan kit untuk melakukan manipulasi terhadap setiap data yang ada dalam array tersebut. perlu diketahui bahwa jenis tipe data string sebenarnya merupakan kumpulan variabel bertipe karakter atau bisa dikatakan array of characters.
Disadur dari : PC Mild edisi 22/2011
Share:

Mengenal Tipe Data dan Variabel dalam Pemrograman

Salah satu komponen utama program adalah variabel. Variabel adalah objek di mana informasi dinamis disimpan. Ketika Anda menuliskan nama Anda saat hendak membuat account baru atau proses login ke website, nama yang Anda masukkan akan disimpan dalam variabel sebelum diproses lebih lanjut.
Tidak semua variabel memiliki karakteristik yang sama. Informasi yang dapat disimpan oleh variabel ditentukan berdasarkan jenis atau tipe data variabel terebut. Terdapat berbagai jenis tipe data dalam setiap bahasa pemrograman. Namun, kali ini kita akan melihat beberapa jenis tipe data yang umumnya ada pada hampir seluruh bahasa pemrograman. Tipe-tipe data tersebut antara lain sebagai berikut :
Tipe data Karakter (character/char)
Jenis tipe data ini hanya memungkinkan sebuah variabel menyimpan informasi sebuah single karakter, seperti huruf “P”,, “c”, “7”, atau “@”.
Tipe data String
Tipe data string ini memungkinkan variabel menyimpan informasi untaian karakter, seperti kata atau kalimat. Dalam contoh sebelumnya, nama yang Anda gunakan pada web form, informasi tersebut akan disimpan dalam variabel bertipe data string.
Tipe data Integer (int)
Jenis tipe data integer digunakan jika ingin menyimpan informasi angka (bilangan bulat) dalam variabel, tetapi bukan bilangan pecahan. Hal ini berarti nilai “7” akan menjadi nilai integer yang valid.
Tipe data Floating Point Number (float)
Jika Anda bermaksud menyimpan informasi angka dengan format pecahan atau angka desimal, floating point adalah jenis tipe data yang sesuai. Angka “65,00” secara teknis merupakan nilai bertipe floating point meskipun nilai tersebut juga dapat direpresentasikan sebagai nilai “65”. Jenis tipe data ini membutuhkan ukuran memory yang lebih besar dibandingkan jenis tipe data angka integer.
Tipe data Boolean (bool)
Jenis tipe data ini biasanya digunakan hanya untuk merepresentasikan dua kondisi, yakni nilai TRUE dan FALSE atau daatberarti bernilai 1 dan 0 atau kondisi ON dan OFF. Jenis tipe data ini merupakan jenis yang paling sederhana, teapi cukup sering digunakan dalam setiap pemrograman.
Tipe data Array
Jenis tipe data aray sering disebut juga sebagai tipe data larik. Tipe data ini pada dasarnya merupakan kumpulan sejumlah variabel bertipe data sama dengan ukuran tertentu, yang tersusun secara runtun. Ada beragam variasi dari tipe data array, bergantung pada bahasa pemrograman yang digunakan. Sebagai contoh, nilai “1”, “2”, “3”, “4”, dan “5” dapat Anda simpan ke dalam variabel bertipe data array dengan ukuran aray “5” (5 buah nilai, mulai dari 1 sampai dengan 5) yang memiliki kumpulan nilai bertipe integer atau secar sederhana dapat dikatakan array of integer values.
Setiap variabel yang terdapat dalam array dapat diakses dengan menggunakan komponen indeks dari tiap-tiap variabel trseut. Namun, perlu Anda ketahui bahwa variabel pertama yang ada dalam array bukan memiliki indeks 1, melainkan indeks 0. Menyimpan nilai-nilai tersebut ke dalam variabel bertipe data array akan memudahkan kit untuk melakukan manipulasi terhadap setiap data yang ada dalam array tersebut. perlu diketahui bahwa jenis tipe data string sebenarnya merupakan kumpulan variabel bertipe karakter atau bisa dikatakan array of characters.
Disadur dari : PC Mild edisi 22/2011
Share:

Hubungan Privasi dan Anonimitas dalam Internet

Hubungan antara privasi dan anonimitas sangat kompleks, mungkin mirip dengan itu saudara kembar. Meskipun konsep privasi sangat luas dalam ruang lingkupnya, apa yang mungkin dianggap sebagai aspek klasik dari hak adalah keinginan untuk mencegah orang lain mengetahui siapa kita dan apa yang kita lakukan. Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya untuk mengetahui pengertian dari privasi dan anonimitas itu sendiri.
Share:

Aspek Privasi dalam Pengumpulan Data

Definisi Privasi
Menurut Altman (dalam Prabowo, 1998), mendefinisikan privasi  adalah proses pengontrolan yang selektif terhadap akses kepada diri sendiri dan akses kepada orang lain. Sedangkan menurut Rapoport (dalam Prabowo, 1998) mendefinisikan privasi sebagai suatu kemampuan untuk mengontrol interaksi, kemampuan untuk memperoleh pilihan-pilihan dan kemampuan untuk mencapai interaksi seperti yang diinginkan
Adapun menurut Altman (dalam Prabowo, 1998) fungsi dari privasi. Pertama, privasi adalah pengaturan dan pengontrol interaksi interpersonal yang berarti sejauh mana hubungan dengan orang lain diinginkan, kapan waktunya menyendiri dan kapan waktunya bersama-sama dengan orang lain.  Fungsi privasi kedua adalah merencanakan dan membuat strategi untuk berhubungan dengan orang lain. Fungsi ketiga privasi adalah memperjelas identitas diri
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Privasi
Adapun menurut Prabowo (1998) factor-faktor yang dapat mempengaruhi privasi antara lain:
1.      Faktor Personal
Marshall (dalam Prabowo, 1998) mengatakan bahwa perbedaan dalam latar belakang pribadi akan berhubungan dengan kebutuhan akan privasi. Dalam penelitiannya, ditemukan bahwa orang yang banyak menghabiskan waktunya di perkotaan akan lebih memilih keadaan anonym dan intimacy.
2.      Faktor Situasional
Menurut Gifford (dalam Prabowo, 1998) beberapa hasil penelitian tentang privasi dalam dunia kerja, secara umum menyimpulkan bahwa kepuasan terhadap kebutuhan akan privasi sangat berhubungan dengan seberapa besar lingkungan  mengijinkan orang-orang di dalamnya untuk menyendiri.
3.      Faktor Budaya
Penemuan dari beberapa peneliti tentang privasi dalam berbagai budaya memandang bahwa pada tiap-tiap budaya tidak ditemukan adanya perbedaan dalam banyaknya privasi yang diinginkan, tetapi sangat berbeda dalam cara bagaimana mereka mendapat privasi. Gifford (dalam Prabowo, 1998)
Pengaruh Privasi terhadap Perilaku
Sepeti layaknya manusia pada umumnya, saat privasi kita terganggu maka secara langsung akan menimbulkan rasa tidak menyenangkan pada diri. Menurut Westin (dalam Prabowo , 1998) dengan privasi kita juga dapat melakukan evaluasi diri dan membantu kita mengembangkan dan mengelola perasaan otonomi diri (personal autonomy). Otonomi ini meliputi perasaan bebas, kesadaran memilih dan kemerdekaan dari pengaruh orang lain.
Privasi dalam Konteks Budaya
Faktor budaya berkaitan dengan erat dengan perbedaan tentang privasi ditiap kebudayaan yang ada. Misalnya saja orang Arab menginginkan tinggal di dalam rumah yang memiliki dinding tinggi dan padat yang mengelilingi rumah mereka. Gifford (dalam Prabowo, 1998). Masih menurut penelitian Gifford, di suatu desa yang terletak di Bagian Selatan India, justru orang-orang tersebut tidak merasa betah bila terpisah dengan tetangganya.

Share:

Teknik Pengolahan Data

 Langkah-langkah pengolahan data


a. Penyusunan data

Data yang sudah ada perlu dikumpulkan semua agar mudah untuk mengecek apakah semua data yang dibutuhkan sudah terekap semua. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menguji hipotesis penelitian. Penyusunan data harus dipilih data yang ada hubungannya dengan penelitian, dan benar-benar otentik. Adapun data yang diambil melalui wawancara harus dipisahkan antara pendapat responden dan pendapat interviwer.


b. Klasifikasi data

Klasifikasi data merupakan usaha menggolongkan, mengelompokkan, dan memilah data berdasarkan pada klasifikasi tertentu yang telah dibuat dan ditentukan oleh peneliti. Keuntungan klasifikasi data ini adalah untuk memudahkan pengujian hipotesis.


c. Pengolahan data

Pengolahan data dilakukan untuk menguji hipotesis yang telah dirumuskan. Hipotesis yang akan diuji harus berkaitan dan berhubungan dengan permasalahan yang akan diajukan. Semua jenis penelitian tidak harus berhipotesis akan tetapi semua jenis penelitian wajib merumuskan masalahnya, sedangkan penelitian yang menggunakan hipotesis adalah metode eksperimen. Jenis data akan menentukan apakah peneliti akan menggunakan teknik kualitatif atau kuantitatif. Data kualitatif diolah dengan menggunakan teknik statistika baik statistika non parametrik maupun statistika parametrik. Statistika non parametrik tidak menguji parameter populasi akan tetapi yang diuji adalah distribusi yang menggunakan asumsi bahwa data yang akan dianalisis tidak terikat dengan adanya distribusi normal atau tidak harus berdistribusi normal dan data yang banyak digunakan untuk statistika non parametrik adalah data nominal atau data ordinal.


d. Interpretasi hasil pengolahan data

Tahap ini menerangkan setelah peneliti menyelesaikan analisis datanya dengan cermat. Kemudian langkah selanjutnya peneliti menginterpretasikan hasil analisis akhirnya peneliti menarik suatu kesimpulan yang berisikan intisari dari seluruh rangkaian kegiatan penelitian dan membuat rekomendasinya. Menginterpretasikan hasil analisis perlu diperhatikan hal-hal antara lain: interpretasi tidak melenceng dari hasil analisis, interpretasi harus masih dalam batas kerangka penelitian, dan secara etis peneliti rela mengemukakan kesulitan dan hambatan-hambatan sewaktu dalam penelitian.


Share:

Pengertian Analisis Data – Tujuan

Pengertian Analisis Data

Apakah itu analisis data? Analisis data ialah upaya atau cara untuk mengolah data menjadi informasi sehingga karakteristik data tersebut bisa dipahami dan bermanfaat untuk solusi permasalahan, terutama masalah yang berkaitan dengan penelitian. Atau definisi lain dari analisis lain dari analisis data yakni kegiatan yang dilakukan untuk mengubah data hasil dari penelitian menjadi informasi yang nantinya bisa dipergunakan dalam mengambil kesimpulan.
Share:

Hasil Uji Kompetensi 2

adindalhj@gmail.com
70
adiramadani041@gmail.com
85
anufachan@gmail.com
75
afi.kapi45@gmail.com
40
alfiyaekadamayanti@gmail.com

ardandoctor@gmail.com
95
alintiya92@gmail.com

arisrudiyanto123@gmail.com
95
angelicarowienaarnaz750@gmail.com
35
aryadayu7@gmail.com
90
aprilitalita1@gmail.com
70
tyas1930@gmail.com
85
azahraistiqfarhania@gmail.com
45
vandaqueen87@gmail.com
85
bimaamarksyriifanakbar@gmail.com
45
ayudiah47310@gmail.com
80
oktaviacitra370@gmail.com
65
bintangulhaq2003@gmail.com
50
devidamaharaniandari123@gmail.com

bintangjelita031@gmail.com
60
dheraap29892@gmail.com
90
brayenjovanda86@gmail.com
95
dwirianingsih12@gmail.com

dinilestari2003@gmail.com
80
90
echazafira06@gmail.com

fifirahmawati54@gmail.com
100
fildzah.nur.shabrina.fifin@gmail.com
85
galangrifki9@gmail.com
75
trambulangodok321@gmail.com
80
gandiceria@gmail.com
85
ijahae56@gmail.com
80
harishardsh01@gmail.com
15
ilvinaulia5@gmail.com
60
hildaaulia989@gmail.com
75
asisah4515@gmail.com
60
vouritaicha@gmail.com
45
indrajitaindra@gmail.com

ilhamdwipamungkas76@gmail.com
40
niketri6959@gmail.com
25
ilmiyah204@gmail.com
30
attackoninno123@gmail.com

irmaagustiningsih9000@gmail.com
40
kemask40@gmail.com
85
afkarinaizzah619@gmail.com
15
fauzanosd099@gmail.com
85
lutfiatul.fuddah@gmail.com
75
novialfinaw@gmail.com
65
denbowo2611@gmail.com
30
nurulqomariyah272@gmail.com
80
mahdiyatulfitriah243@gmail.com
65
oktaviacs15@gmail.com
75
dwimaulida91@gmail.com
95
putrisptydwlstr@gmail.com
65
miccoshldn456@gmail.com
75
raniaprillia8@gmail.com
90
nadivaaleysia19@gmail.com
85
riyanqodri7@gmail.com
85
putriulandani9c@gmail.com
40
rahmanrizky594@gmail.com
45
ros.fia27@gmail.com
50
safriesmagasukses@gmail.com
80
sephiafaradise92@gmail.com
10
lyaaa.zzhy@gmail.com
55
sismatul.azizah@gmail.com
40
shofiaazzahra02@gmail.com
85
sitiadinda332004@gmail.com
80
afifah5153@gmail.com
90
sitispenyosi@gmail.com
75
wildanarjunafasya@gmail.com
35
yunikawidya17@gmail.com
35
anandawynda21@gmail.com



Share:

#Channel SMAN 3 Lumajang

Kunjungan Halaman

Search This Blog

Powered by Blogger.

Embedded System

Pengertian Embedded System  Embedded system atau sistem tertanam merupakan sistem komputer khusus yang dirancang untuk menjalankan tugas ter...

Recent Posts

Rumah Belajar Kemdikbud

Motivasi

“Janganlah pernah menyerah ketika Anda masih mampu berusaha lagi. Tidak ada kata berakhir sampai Anda berhenti mencoba” - Brian Dyson “Don’t give up when you still have something to give. Nothing is really over until the moment you stop trying” - Brian Dyson

Followers